Pengaruh Work Life Balance dan Dukungan Sosial terhadap Kesehatan Mental Karyawan Perempuan di SPBU Makassar

Authors

  • Nur Anisa Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Andi Risfan Rizaldi Universitas Muhammadiyah Makassar
  • M.Yusuf K Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59024/jumek.v4i3.730

Keywords:

Female Employees, Mental Health, Social Support, Work-Life Balance, Work Performance

Abstract

This study aims to determine the effect of work-life balance and social support on the mental health of female employees at gas stations in Makassar. Mental health is an essential factor influencing employee well-being, productivity, and work performance, particularly for female employees who often face the dual responsibilities of work and family life. This study employed a quantitative research method by distributing structured questionnaires to 96 female employees working at gas stations in Makassar. The collected data were analyzed using multiple linear regression and t-test to examine the influence of each independent variable on mental health. The results revealed that work-life balance had a negative and significant effect on mental health, with a t-value of -4.921 and a significance level of 0.000 (<0.05). Meanwhile, social support had a positive and significant effect on mental health, with a t-value of 3.805 and a significance level of 0.000 (<0.05). These findings indicate that social support plays an important role in improving employees' mental health, while an imbalance between work and personal life may negatively affect psychological well-being. Therefore, organizations are encouraged to strengthen social support systems and implement policies that promote a healthier work-life balance to enhance employee mental health and overall organizational performance.

References

Abdillah, A., & Chasanah, U. (2023). Pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja pegawai sektor publik. eCo-Fin: Economics and Financial, 5(1), 10–22.

Aizza, N. Z., & Hanim, L. M. (2024). Work-life balance: Strategi untuk mencapai keseimbangan kehidupan kerja. Prosiding Seminar Nasional 2024 Psikologi, FISIB, UTM, 94–106.

Alidrus, N. D., Syahrina, I. A., & Mariana, R. (2022). Dukungan sosial dan religiusitas dengan psychological well-being pada warga binaan perempuan di lembaga pemasyarakatan. Psyche 165 Journal, 15(2), 105–112.

Aprilianingsih, A. (2022). Pengaruh job demands dan job resources terhadap work engagement pada tenaga kependidikan di perguruan tinggi. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(1), 173–184.

Apriliani, L., Handayani, A., Ratnasari, S., & Wulandari, L. D. (2024). Pengaruh work-life balance terhadap kesehatan mental karyawan: Peran mediasi resiliensi dan peran moderasi dukungan organisasi pada karyawan Generasi Z. Journal of Multidisciplinary in Social Sciences, 1(11), 38–47.

Ayu Sestiani, R., & Muhid, A. (2021). Pentingnya dukungan sosial terhadap kepercayaan diri penyintas bullying: Literature review. Jurnal Tematik, 3(2), 245–251. https://journals.usm.ac.id/index.php.tematik

Chasanah, A. N. (2025). Peran dukungan sosial terhadap work-life balance perempuan pekerja. Journal Scientific of Mandalika, 6(1), 120–125. http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jomla

Clairice John, V., & John, E. W. (1983). The structure of psychological distress and well-being in general populations (pp. 730–742).

Delecta, P. (2011). Work-life balance. International Journal of Current Research, 3(4), 186–189.

Fadilah, M. I., Supriatna, D., & Suharyat, Y. (2024). Work-life balance: Studi fenomenologi pada lembaga pendidikan Muhammadiyah. Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 114–123.

Faradis, K. M. (2024). Pendekatan teori job demands-resources terhadap presenteeism. 220–226.

Frisdayanti, D. O., & Handoyo, S. (2021). Pengaruh work-life balance terhadap psychological well-being pada karyawan work from home. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(2), 1457–1461.

Gunawan, G. (2019). Reliabilitas dan validitas konstruk work-life balance di Indonesia. JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 8(2), 88–94. https://doi.org/10.21009/JPPP.082.05

Hartini, S., Kosasih, A. V., Ghoward, V., Cong, A. E., & Marpaung, W. (2025). Menelaah hubungan antara keseimbangan kerja-kehidupan dan kesejahteraan psikologis di kalangan karyawan. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 7(1), 112–128.

Haryrizki, A. D., & Afiati, N. S. (2022). Pilihan karier dan keluarga pada wanita: Studi korelasi dukungan sosial dan work-life balance. Jurnal Sudut Pandang (JSP), 2(12), 160–167. https://doi.org/10.55314/jsp.v2i12

Hidayat, R. M. D. (2024). Pengaruh work-life balance dan gaya hidup sehat terhadap kesehatan mental melalui fokus dalam kerja pada karyawan Gen Z. Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 3(1), 174–188.

Ibrahim, A., Alang, A. H., Madi, Baharuddin, Darmawati, & Ahmad, M. A. (2018). Metodologi penelitian.

Kisdayanti, L., & Farida, N. (2023). Pengaruh kesehatan mental terhadap kinerja karyawan swasta di wilayah Kota Surabaya. JEMBA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2(4), 399–404.

Lailatun, N. N., & Dwi, K. R. (2024). Pengaruh keberadaan minimarket terhadap perilaku konsumtif dan pengelolaan keuangan masyarakat. JMA, 2(12).

Lia, A., Alfina, H., Supiah, R., & Lestari Diah, W. (2024). Pengaruh work-life balance terhadap kesehatan mental karyawan: Peran mediasi resiliensi dan peran moderasi dukungan organisasi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 1(11), 445–449.

Maslach, M. (2007). Pengaruh dukungan sosial terhadap burnout. Jurnal Psikologi, 5(1), 77–87.

Meidina, D. W., & Laura, N. (2022). Pengaruh kesehatan mental karyawan terhadap kinerja yang dimediasi oleh kesejahteraan di tempat kerja. Business Management Journal, 18(1), 85–105.

Meliana, M., & Sahrani, R. (2024). Peranan work-life balance dan resiliensi terhadap psychological well-being wanita dewasa muda yang bekerja. Jurnal Psikologi, 2(1), 85–93.

Muhammad, N., & Sumarni, I. (2023). Pengaruh lokasi terhadap keputusan pembelian pada ritel modern. 6, 600–611.

Nafis, B., Chan, A., & Raharja, J. (2020). Analisis work-life balance para karyawan Bank BJB Cabang Indramayu. Jurnal Manajemen, 8(1), 115–126.

Ningtiyas, L. K., & Peristiowati, Y. (2025). Integrasi teori job demands-resources (JD-R) dan conservation of resources (COR) dalam memahami stres kerja tenaga kesehatan di era digital. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 16693–16704.

Nurhasanah, S. L. (2021). Keseimbangan kehidupan kerja ditinjau dari beban kerja dan dukungan sosial pada polisi. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(3), 594–603. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i3.6512

Panjaitan, K. N., & Izzati, U. A. (2025). Studi literature review work-life balance pada karyawan produksi. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen, 9(1), 60–71. https://doi.org/10.35308/jbkan.v9i1.11900

Rahama, K. (2013). Hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada karyawan.

Rahmayati, T. E. (2023). Gambaran keseimbangan kerja dan kehidupan pada dosen wanita. Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), 6(1), 1–7.

Ramadhani, W. R., Noviekayati, I., & Ananta, A. (2023). Psychological well-being para perempuan bekerja: Bagaimana peran dukungan sosial? Jurnal Psikologi, 2(4), 558–566.

Sandy, A., Tribakti, I., Suprapto, Yunike, E., Febriani, I., Zakiyah, Kuntoadi, G. B., Muji, R., Kusumawaty, I., Narulita, S., Putra, E. S., Kurnia, H., Mareta, A., & Juwariah, T. (2020). Mengenali keluhan Anda: Info kesehatan umum untuk Anda (1st ed.).

Sarmini, Putri, A., Maria, C., Syahrias, L., & Mustika, I. (2023). Penyuluhan mental health. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 154–161.

Sasmita, S., & Budiani, M. S. (2025). Hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada karyawan di CV Forward Kediri. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 523–534.

Septianingrum, L. W., & Supraba, D. (2021). Pengaruh dukungan sosial atasan pada optimisme karyawan dalam bekerja di era new normal COVID-19. 16(2), 64–76.

Setiawan, A. I., & Darminto, E. (2013). Pengaruh dukungan sosial terhadap stres kerja pada karyawan. Jurnal Mahasiswa Psikologi, 1(3), 1–7.

Sherli, S., & Meita Santi, B. (2025). Hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada karyawan di CV Forward Kediri. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 523–534.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabeta.

Sunyoto, D., & Mulyono, A. (2025). Pengaruh employee engagement, work-life balance, dukungan sosial, dan stres kerja terhadap kesejahteraan psikologis karyawan perusahaan garmen di Yogyakarta. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 3(6), 3017–3028.

Yusnita, R. T., & Nurlinawaty, R. (2022). Bagaimana stres kerja dan work-life balance pada pekerja wanita memediasi work-family conflict dengan prestasi kerja? Jurnal Manajemen dan Organisasi, 13(3), 257–269. https://doi.org/10.29244/jmo.v13i3.40867

Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The multidimensional scale of perceived social support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2

Downloads

Published

2026-07-06

How to Cite

Nur Anisa, Andi Risfan Rizaldi, & M.Yusuf K. (2026). Pengaruh Work Life Balance dan Dukungan Sosial terhadap Kesehatan Mental Karyawan Perempuan di SPBU Makassar. Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Kreatif, 4(3), 104–124. https://doi.org/10.59024/jumek.v4i3.730

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.